Apakah PAUD Cara Mendidik Anak Balita yang Tepat

Apakah PAUD Cara Mendidik Anak Balita yang Tepat

Cara Mendidik Anak BalitaApakah ayah dan bunda memiliki anak dengan usia balita dan berniat mencari prasekolah untuk mereka? Jika iya, mungkin artikel ini bisa membantu ayah dan bunda dalam mengambil keputusan. Di artikel ini, kami akan memaparkan apakah PAUD merupakan cara mendidik anak balita yang tepat.

PAUD adalah lembaga pendidikan anak usia dini dengan harga terjangkau. Sekolah balita ini mulai diformalkan di Indonesia sejak tahun 2001, dengan dibentuknya direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.

Sekolah PAUD biasanya didirikan di tiap kelurahan. Bahkan di beberapa wilayah, dalam 1 kelurahan bisa terdiri dari beberapa PAUD.

Kelebihan Dan Kekurangan PAUD sebagai Cara Mendidik Anak Balita

Ada sebagian orang tua yang memandang dunia sekolah bukanlah cara yang tepat untuk mendidik anak-anak mereka. Itu sebabnya, kelompok ini menjauhkan anak-anak mereka dari sekolah,  termasuk PAUD. Mereka membuat sistem pendidikan sendiri di rumah. Sistem ini biasa disebut dengan homeschooling.

Namun ada juga yang sangat mengandalkan sekolah dalam mendidik anak-anak mereka. Jika perlu, selama 24 jam sehari anak-anak mereka bersekolah. Kelompok orang tua seperti ini, biasanya menitipkan anak-anak mereka ke boarding school, ataupun pesantren. Bahkan ada yang menitipkan anaknya mulai dari usia SD.

PAUD adalah sebuah sistem pendidikan yang unik. Berbeda dengan sekolah formal lainnya, sekolah balita PAUD biasanya lebih menekankan ke aspek bermain. Hampir tak ada target pembelajaran formal disana.

Namun demikian, hal tersebut juga sangat tergantung kepada penyelenggara sekolah tersebut. Ayah dan bunda bisa langsung bertanya kepada guru serta kepala sekolah disana terkait hal tersebut.

Terlepas dari hal tersebut, disini kami mencoba merangkum kelebihan dan kekurangan PAUD sebagai cara mendidik anak balita yang tepat. Mari kita simak kelebihan dan kekurangan dari PAUD sebagai berikut.

Kelebihan Sekolah Balita PAUD

1. Memberikan sarana belajar

Dengan menyekolahkan si kecil di PAUD, maka ayah dan bunda bisa memberikan fasilitas belajar yang lengkap kepada si kecil. Tentu saja belajar di sini tidaklah belajar seberat saat si kecil mulai duduk di jenjang yang lebih tinggi.

Tetapi, dengan belajar sejak dini maka si kecil akan mulai terbiasa melatih otaknya. Apalagi dengan belajar di PAUD dengan adanya fasilitas seperti papan tulis dan sebagainya anak ayah dan bunda akan terbiasa untuk bersikap formal di lembaga sekolah.

2. Dapat belajar bersosialisasi

Si kecil dapat mulai bersosialisasi dengan teman-teman seumurannya. Hal ini akan membantu si kecil meningkatkan sikap simpat dan empati. Apalagi, jika si kecil tidak memiliki saudara seumuran di rumah tentu dengan bermain bersama teman-teman akan membuat ia terbiasa bersosialisasi.

Kekurangan PAUD

1. Mengurangi waktu bersama keluarga

Saat si kecil melakukan aktivitas di PAUD secara tidak langsung jatah ia berada di rumah akan berkurang. Tentu saja ini akan berpengaruh terhadap waktu yang ia miliki di rumah.
Apalagi jika kedua orang tua bekerja. Jika dulu saat malam hari si kecil masih aktif bermain bersama ayah bunda, bisa jadi karena kelelahan di PAUD ia akan lebih cepat tertidur.

2. Terkadang terlalu dipaksa untuk belajar

Pastikan PAUD yang ayah bunda pilih untuk si kecil memang memiliki susunan pembelajaran yang sesuai dengan keinginan ayah dan bunda. Hakikatnya sebagai seorang anak kecil adalah si buah hati mengembangkan kreativitas dengan bermain. Jangan sampai ia terlalu dipaksa belajar sesuatu yang ia belum pahami dan sanggupi sehingga membuat si kecil tertekan.

 

Seperti halnya sekolah anak-anak lain, PAUD adalah sekolah yang dapat memfasilitasi anak ayah dan bunda sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. Tetapi, tetap saja sebaiknya-baiknya pendidikan dan pengajaran adalah yang dilakukan oleh ayah dan bunda terhadap si kecil di rumah sendiri.

Tinggalkan komentar